Hai cerita
dan cinta!
Apa kabar
hari ini?
Masihkah
kau menyimpan tanya?
Atau
masihkah kau segelintir deru dari bekas hujan
Yang
semalam?
Dan ada
apa dengan tanda tanya itu?
Apa kau
memilih membatasi waktu?
Hei,
lihatlah dengan tenang!
Tentang
cerita dan cinta.
Jangan
memilih mendebat mereka lagi.
Kau tau?
Bahwa
serangkaian gundahmu adalah batas celah
Antara
ketidakberdayaan hati yang menanggung
Akibat luka
saat mencinta.
Lalu
mengungkapkannya tentu saja
Ruang
untuk menyeka ketakutan dan kesiapan.
Hal ini
sederhana saja.
Bahwa
perkara cinta tentu saja persengketaan dengan hati.
Sebab dari
sana mereka muasal.
Jangan kau
takut!
Sebab
cinta hanya akan pulang ke rumahnya sendiri.
Yang
nyaman, yang rindang.
Menjadi
tempat sempurna untuk berlindung.
Jika ia
memilih pergi,
Itu karena
ia sadar bahwa rumah yang ia tuju bukanlah rumahnya.
Tuntun
saja ia, agar tak salah rumah lagi
Di lain
waktu.
2016, Asyrah (Pena Jiwa)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar