Rabu, 12 Oktober 2016

BILA CINTA SALAH MASUK RUMAH




Hai cerita dan cinta!

Apa kabar hari ini?

Masihkah kau menyimpan tanya?

Atau masihkah kau segelintir deru dari bekas hujan

Yang semalam?

Dan ada apa dengan tanda tanya itu?

Apa kau memilih membatasi waktu?

Hei, lihatlah dengan tenang!

Tentang cerita dan cinta.

Jangan memilih mendebat mereka lagi.

Kau tau?

Bahwa serangkaian gundahmu adalah batas celah

Antara ketidakberdayaan hati yang menanggung

Akibat luka saat mencinta.

Lalu mengungkapkannya tentu saja 

Ruang untuk menyeka ketakutan dan kesiapan.

Hal ini sederhana saja.

Bahwa perkara cinta tentu saja persengketaan dengan hati.

Sebab dari sana mereka muasal.

Jangan kau takut!

Sebab cinta hanya akan pulang ke rumahnya sendiri.

Yang nyaman, yang rindang.

Menjadi tempat sempurna untuk berlindung.

Jika ia memilih pergi, 

Itu karena ia sadar bahwa rumah yang ia tuju bukanlah rumahnya.

Tuntun saja ia, agar tak salah rumah lagi

Di lain waktu.

2016, Asyrah (Pena Jiwa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar