Minggu, 09 Oktober 2016

TAK PERNAH ADA YANG BAIK-BAIK SAJA



Tidak ada yang baik-baik saja tentang hati

Setelah mencintaimu dengan bersusah payah.

Luruh sudah sendi-sendi tempatku berpijak

Di tanah hatimu.

Aku kau keluarkan dengan hal hal

yang tidak kumengerti mengapa.

Semua ketiba tibaan, adalah kejatuhan

yang tak pernah kurancang sejak

kubanting haluan dan jatuh cinta padamu

di awal Februari tahun lalu.

Tak pernah kusiapkan diri,

sebab aku terlalu cukup ketika hanya mencintaimu saja.

Lantaran kesakitanku

bukan hal yang kurencanakan

saat kupilih menempati ruang ruang hatimu.

Maka tak pernah ada yang baik-baik saja

dengan hati.

Saat kau putuskan tali pengharapanku.

Saat kau rampas penaku dan kau rusak

kisah yang kubangun dengan tokoh utamanya

Adalah dirimu sendiri.

Maaf jika aku serakah ketika mencintaimu waktu itu.

Tapi percayalah untuk kali ini,

Kau tak lagi berhak menyapaku, bahkan

Mengingat caraku memanggil namamu.

Tidak.

Bahkan mengingat namaku.

Akhirnya kau memaksaku menyerah.

Dan kutikam keras keras

Memori tentangmu

Saat waktu bersedia mengobati hatiku dan luka.

2016, Asyrah (Pena Jiwa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar