Jumat, 07 Oktober 2016

DENGAN CARA ITU



Kupilih melepas sekeping hatimu

Yang rupanya juga telah setengah tertuang

Sejak sajak yang lain mungkin telah memeluknya,

Tentu saja tanpa setauku. 

Lalu kupilih mengkepak-kepak sesak 

Beranjak pergi dari terik perih sepi.

Betapa bualanmu adalah kebohongan besar yang kurawat. 

Dulu. 

Dulu sekali. 


ketika kau yang bertajuk cinta

menjamuku di seperempat mimpi lusuhku

dari keseluruhan rasa sakit yang kupikul 

dari cinta sebelummu.

Sayang!

Aku memilih melepas sekeping hatimu.

Tepat pada hari dimana kisah tentangmu

Tenggelam bersama malam dan pekat

Lalu tak berani menjadi siang.



2016, Asyrah (Pena Jiwa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar